Jumat, Agustus 14, 2026
28 °c
Gorontalo
27 ° Sab
26 ° Ming
24 ° Sen
24 ° Sel
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV

Berikut Daftar Komoditas Penyumbang Inflasi dan Deflasi di Gorontalo

by Lukman
Agustus 14, 2026
Reading Time: 5 mins read
A A
0
Share on FacebookShare on WhatsappShare On Twitter

GORONTALO, mimoza.tv – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo mencatat deflasi sebesar 0,43 persen pada Juli 2026. Penurunan harga tersebut tidak terjadi secara merata pada seluruh barang dan jasa. Sejumlah komoditas justru masih mengalami kenaikan harga dan menjadi penyumbang inflasi.

Data BPS menunjukkan, pergerakan harga pada Juli cukup dipengaruhi oleh komoditas pangan. Di satu sisi, cabai rawit, tomat dan bawang merah menjadi penyumbang deflasi terbesar. Di sisi lain, beras justru menjadi komoditas dengan andil inflasi terbesar.

Kondisi ini memperlihatkan bahwa deflasi Gorontalo bukan berarti seluruh kebutuhan masyarakat mengalami penurunan harga.

Daftar Komoditas Penyumbang Inflasi

Berikut sejumlah komoditas yang memberikan andil terhadap inflasi Gorontalo pada Juli 2026:

  1. Beras: 0,20 persen
  2. Pelumas/oli mesin: 0,14 persen
  3. Cumi-cumi: 0,09 persen
  4. Ikan layang/ikan benggol: 0,08 persen
  5. Ikan cakalang/ikan sisik: 0,06 persen
  6. Kangkung: 0,06 persen
  7. Daging ayam ras: 0,06 persen
  8. Ikan malalugis/ikan sorihi: 0,05 persen
  9. Pemeliharaan/service: 0,05 persen
  10. Ikan tuna: 0,04 persen

Dari daftar tersebut, beras menjadi komoditas dengan andil inflasi terbesar.

Artinya, ketika sejumlah bahan pangan hortikultura mengalami penurunan harga, beras justru masih memberikan tekanan terhadap indeks harga konsumen di Gorontalo.

Daftar Komoditas Penyumbang Deflasi

Sementara itu, sejumlah komoditas yang memberikan andil terbesar terhadap deflasi Juli 2026 adalah:

  1. Cabai rawit: -0,58 persen
  2. Tomat: -0,53 persen
  3. Bawang merah: -0,48 persen
  4. Emas perhiasan: -0,04 persen
  5. Ikan selar/ikan tude: -0,03 persen
  6. Semangka: -0,03 persen
  7. Cabai merah: -0,02 persen
  8. Ikan gabus: -0,02 persen
  9. Jeruk nipis/limau: -0,01 persen
  10. Kemiri: -0,01 persen

Dari daftar tersebut terlihat jelas bahwa tiga komoditas hortikultura, yakni cabai rawit, tomat dan bawang merah, memberikan tekanan terbesar terhadap penurunan harga.

Ketiganya bahkan memberikan andil deflasi jauh lebih besar dibanding komoditas lain dalam daftar.

Cabai, Tomat dan Bawang Menjadi Penentu

Jika tiga komoditas tersebut digabungkan, andil deflasinya mencapai sekitar 1,59 poin persentase.

Angka tersebut menunjukkan betapa kuatnya pengaruh komoditas hortikultura terhadap pergerakan harga di Gorontalo.

Fenomena tersebut juga menunjukkan karakter inflasi daerah yang sangat sensitif terhadap perubahan pasokan pangan.

Ketika pasokan cabai, tomat dan bawang merah meningkat, harga dapat turun cukup tajam dan langsung memengaruhi inflasi daerah.

Sebaliknya, ketika pasokan terganggu sementara permintaan meningkat, ketiga komoditas yang sama dapat berubah menjadi sumber tekanan inflasi.

Karena itu, pengendalian inflasi Gorontalo tidak cukup hanya dilakukan ketika harga sudah naik.

Pemerintah perlu melihat persoalan dari sisi produksi, distribusi hingga penyerapan hasil pertanian. Ketersediaan pasokan harus dijaga agar harga tidak melonjak saat pasokan berkurang, tetapi juga tidak jatuh terlalu dalam ketika produksi melimpah.

Deflasi Tidak Berarti Semua Harga Turun

BPS mencatat Gorontalo mengalami deflasi 0,43 persen secara bulanan pada Juli 2026.

Namun, secara tahunan Gorontalo masih mengalami inflasi 2,95 persen, sedangkan inflasi tahun kalender mencapai 2,83 persen.

Artinya, harga-harga memang turun dibanding Juni 2026, tetapi tingkat harga secara umum masih lebih tinggi dibanding Juli 2025.

Selain kelompok makanan, minuman dan tembakau yang mengalami deflasi 2,13 persen, kelompok transportasi juga mengalami deflasi sebesar 2,25 persen dengan andil deflasi 0,24 persen.

Di sisi lain, beberapa kelompok pengeluaran masih mengalami kenaikan, antara lain perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,75 persen, pendidikan 0,62 persen, serta perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,57 persen.

Dengan demikian, angka deflasi 0,43 persen merupakan hasil dari pergerakan berbagai harga yang berbeda, bukan karena seluruh barang dan jasa mengalami penurunan.

Harga Konsumen Turun, Bagaimana dengan Petani?

Ada satu catatan penting di balik turunnya harga komoditas hortikultura.

Pada bulan yang sama, Nilai Tukar Petani (NTP) Gorontalo turun 5,99 persen menjadi 123,19.

Penurunan NTP terjadi ketika indeks harga yang diterima petani turun 7,74 persen, sementara indeks harga yang dibayar petani turun 1,86 persen.

Yang paling mencolok terjadi pada subsektor hortikultura. NTP subsektor ini tercatat turun 43,92 persen.

Data tersebut tidak serta-merta berarti seluruh petani mengalami kerugian. Namun, angka tersebut menunjukkan bahwa posisi relatif petani, terutama di subsektor hortikultura, mengalami tekanan cukup besar pada Juli.

Di satu sisi, konsumen menikmati harga cabai, tomat dan bawang merah yang lebih rendah.

Di sisi lain, petani harus menghadapi penurunan harga yang diterima dari hasil produksinya.

Kondisi ini menjadi pekerjaan rumah dalam pengendalian inflasi: bagaimana menjaga harga tetap terjangkau bagi konsumen tanpa membuat harga di tingkat petani jatuh terlalu dalam.

Sebab, inflasi yang terkendali seharusnya tidak hanya menghasilkan pangan yang murah di pasar, tetapi juga memastikan petani tetap memiliki insentif ekonomi untuk memproduksi pangan secara berkelanjutan.

Penulis: Lukman

Berita Terkait

Harga Pangan Turun, Konsumen Diuntungkan; NTP Petani Gorontalo Anjlok 5,99 Persen

Agustus 14, 2026

Perkara Hibah KONI Provinsi Gorontalo PON Aceh-Sumut, Paris Djafar Minta Kejati Tahan Ketua KONI Provinsi Gorontalo

Agustus 14, 2026

Lunas, Terpidana Kanal Tanggidaa Kembalikan Rp550 Juta ke Kejari Kota Gorontalo

Agustus 13, 2026

Kasus Command Center, Kris Wartabone: Hanya “Aleg Gila” yang Menganggarkan Anggaran yang Tidak Ada di KUA-PPAS

Zafirja Fest, Cara SMAN 3 Kota Gorontalo Rayakan 51 Tahun dengan Semangat Anak Muda

Syarif Mbuinga: Riak BPD dan Kepala Desa Pascapilkades Masih Ganggu Pembangunan

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

  • Login
  • Index Berita
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
  • Opini
  • Sosial Budaya
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kabar Kampus
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lingkungan
    • Musik
    • Olahraga
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Sekitar Kita
    • Unik
No Result
View All Result

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version