Rabu, Juli 22, 2026
28 °c
Gorontalo
27 ° Sab
26 ° Ming
24 ° Sen
24 ° Sel
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV

Kemarau Panjang, Panen Menurun dan Biaya Produksi Petani Melonjak

by Saiful Abas
Juli 22, 2026
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Share on FacebookShare on WhatsappShare On Twitter

GORONTALO, Mimoza.tv – Musim kemarau yang berlangsung selama beberapa bulan terakhir mulai memberikan dampak serius terhadap sektor pertanian di Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. Minimnya curah hujan dan berkurangnya pasokan air menyebabkan ratusan hektare lahan pertanian mengalami kekeringan, bahkan terancam gagal panen.

Salah satu wilayah yang terdampak berada di Desa Tunggulo, Kecamatan Tilongkabila. Hamparan tanaman jagung milik warga tampak mengering akibat cuaca panas berkepanjangan. Lahan yang mengandalkan air hujan ini kini mengalami penurunan produktivitas karena tanaman kesulitan memperoleh pasokan air.

Keterbatasan air membuat tanaman jagung mengalami stres, pertumbuhannya terhambat, daun menguning dan mengering lebih cepat, serta tongkol jagung tidak berkembang secara optimal. Kondisi tersebut diperkirakan akan berdampak langsung pada hasil panen musim tanam kali ini.

Tak hanya tanaman jagung, lahan persawahan di wilayah tersebut juga mengalami kondisi serupa. Para petani mengaku kesulitan mendapatkan air untuk mengairi sawah sehingga tanaman padi terancam gagal panen apabila musim kemarau terus berlanjut tanpa adanya hujan maupun tambahan pasokan air irigasi.

Keberadaan embung yang diharapkan menjadi sumber cadangan air memang sedikit membantu kebutuhan petani. Namun, pemanfaatannya belum maksimal karena lokasi embung berada cukup jauh dari areal pertanian. Untuk mengalirkan air ke lahan, petani harus menggunakan mesin pompa berbahan bakar solar.

Kondisi ini membuat biaya produksi meningkat. Di tengah ancaman penurunan hasil panen, para petani justru harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli bahan bakar agar tanaman tetap mendapatkan pasokan air. Akibatnya, pendapatan petani diperkirakan ikut menyusut.

Seorang petani di Desa Tunggulo, Alwin Nasaru, mengaku khawatir apabila musim kemarau terus berlangsung.

“Tanpa hujan maupun penambahan pasokan air irigasi, luas lahan yang mengalami kekeringan akan terus bertambah dan hasil panen dipastikan menurun secara signifikan,” ujarnya.

Para petani berharap adanya langkah cepat dari pemerintah untuk memperkuat distribusi air irigasi dan mengoptimalkan pemanfaatan embung, sehingga dampak kemarau terhadap sektor pertanian dapat ditekan dan produktivitas lahan tetap terjaga.

Tags: biayaKemaraumelonjakmenurunPANENpanjangPetaniproduksi

Berita Terkait

Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, bersama Forkopimda, saat memberikan keterangan pers usai meninjau sejumlah lokasi utama pelaksanaan PENAS XVII di Kabupaten Gorontalo, Rabu (17/6/2026). Foto: Lukman/mimoza.tv.

Jelang Pembukaan PENAS XVII, Gorontalo Bersolek Menyambut Ribuan Petani dan Nelayan Nusantara

Juni 18, 2026
Oplus_131072

Bukan Sekadar Panen, Lapas Gorontalo Tunjukkan Bahwa Produktif Itu Bisa Dimulai dari Balik Jeruji

Oktober 13, 2025
Aktivitas panen padi di Gorontalo. Foto : Lukman/mimoza.tv.

Luas Panen Padi di Gorontalo 2024 Menurun, Produksi Beras Turun 6,59 Persen

Maret 4, 2025

Nilai Tukar Petani Bulan September 2019 Turun

Pemprov Gorontalo Bantu Benih Pangan Bagi Petani Terdampak Kemarau

Babinsa Bantu Pasok Air Bersih Untuk Warganya

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

  • Login
  • Index Berita
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
  • Opini
  • Sosial Budaya
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kabar Kampus
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lingkungan
    • Musik
    • Olahraga
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Sekitar Kita
    • Unik
No Result
View All Result

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version