GORONTALO, mimoza.tv – Kemarau panjang yang melanda Kota Gorontalo mulai berdampak pada kebutuhan dasar masyarakat. Ratusan warga yang tinggal di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Kelurahan Buliide, Kecamatan Kota Barat, kini menghadapi krisis air bersih setelah sumber penampungan air di kawasan tersebut mengering.
Menanggapi kondisi itu, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Muara Tirta Kota Gorontalo bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan air bersih menggunakan dua unit mobil tangki berkapasitas masing-masing 5.000 liter. Distribusi dilakukan guna memenuhi kebutuhan air bersih warga yang terdampak.
Juru Bicara Perumdam Muara Tirta Kota Gorontalo, Agung Datau, mengatakan pihaknya berkomitmen untuk terus melayani masyarakat selama musim kemarau masih berlangsung.
“Kami pastikan permintaan bantuan air bersih kepada masyarakat akan terus kami lakukan sepanjang kondisi kekeringan masih terjadi,” ujar Agung.
Bantuan tersebut menjadi harapan bagi warga Rusunawa Buliide yang telah mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama dua pekan terakhir. Kondisi itu membuat aktivitas sehari-hari terganggu, mulai dari memasak, mencuci hingga kebutuhan sanitasi.
Salah seorang warga, Imel, mengungkapkan bahwa penampungan air di rusunawa sudah mengering sejak dua minggu terakhir. Akibatnya, warga harus berjuang untuk memenuhi kebutuhan air setiap hari.
“Untuk memenuhi kebutuhan harian saja sudah sulit, apalagi ketika anak-anak akan berangkat ke sekolah. Mereka kesulitan mandi,” tuturnya.
Meski menghadapi situasi yang sulit, warga mengaku bersyukur atas kepedulian Perumdam Muara Tirta Kota Gorontalo yang secara rutin mengirimkan pasokan air bersih. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu meringankan beban masyarakat di tengah dampak kemarau yang belum menunjukkan tanda-tanda berakhir.



