Rabu, Juli 1, 2026
28 °c
Gorontalo
27 ° Sab
26 ° Ming
24 ° Sen
24 ° Sel
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV

Sebelum Pembongkaran, Kuasa Hukum Sebut Kliennya Berkoordinasi dengan Polisi, TNI hingga Aparat Desa

by Lukman
Juni 30, 2026
Reading Time: 4 mins read
A A
0
Personel Polri, TNI, serta pekerja berada di lokasi PLTD Isimu sebelum proses pembongkaran dilakukan. Kuasa hukum Ridwan Suardin Tangahu menyebut kegiatan tersebut terlebih dahulu dikoordinasikan dengan aparat dan pemerintah desa sehingga berlangsung secara terbuka di bawah pengawasan di lapangan. (Dok. Tim Kuasa Hukum)

Personel Polri, TNI, serta pekerja berada di lokasi PLTD Isimu sebelum proses pembongkaran dilakukan. Kuasa hukum Ridwan Suardin Tangahu menyebut kegiatan tersebut terlebih dahulu dikoordinasikan dengan aparat dan pemerintah desa sehingga berlangsung secara terbuka di bawah pengawasan di lapangan. (Dok. Tim Kuasa Hukum)

Share on FacebookShare on WhatsappShare On Twitter

GORONTALO, mimoza.tv – Kuasa hukum Ridwan Suardin Tangahu (RST), Ridwan Abdul, mengungkap fakta yang menurutnya belum banyak diketahui publik dalam perkara dugaan pencurian eks aset PLTD di Gardu Induk Isimu. Sebelum pembongkaran dilakukan, kliennya disebut telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian, TNI, pemerintah desa hingga pihak terkait, sehingga proses pengambilan barang berlangsung secara terbuka.

Menurut Ridwan, koordinasi tersebut dilakukan sebagai bentuk transparansi karena kliennya meyakini barang yang dibongkar merupakan aset hasil lelang jaminan fidusia yang telah dibeli secara sah.

“Bukan dilakukan diam-diam. Saat pembongkaran ada aparat dari Polsek Tibawa, personel Koramil, perangkat desa, Sekretaris Desa, bahkan masyarakat yang turut menyaksikan di lokasi,” kata Ridwan kepada wartawan.

Ia menilai, fakta tersebut patut menjadi perhatian penyidik dalam melihat unsur dugaan tindak pidana yang disangkakan kepada kliennya.

“Kami mempertanyakan, apakah klien kami ini memiliki itikad jahat? Kalau memang yang dilakukan adalah pencurian, lalu mengapa sebelum pembongkaran justru berkoordinasi dengan aparat?” ujar Ridwan.

Ridwan bahkan menyebut, apabila logika dugaan pencurian tetap dipertahankan, maka keberadaan aparat yang mengetahui proses pembongkaran juga perlu dijelaskan dalam konstruksi perkara.

“Kalau seandainya klien kami benar-benar melakukan pencurian, berarti aparat kepolisian, TNI, perangkat desa, dan masyarakat yang menyaksikan serta membiarkan kejadian itu juga harus dimintai pertanggungjawaban. Faktanya, mereka hadir karena kegiatan tersebut dilakukan secara terbuka,” tegasnya.

Pertanyakan Legal Standing Pelapor Selain menyoroti proses pembongkaran, Ridwan kembali mempertanyakan legal standing Habibi sebagai pelapor dalam perkara tersebut.

Ia mengaku sependapat bahwa dugaan pencurian merupakan delik umum sehingga setiap orang berhak melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan tindak pidana.

Namun demikian, menurutnya, dalam perkara pidana tetap harus dapat dijelaskan siapa pihak yang benar-benar dirugikan dan memiliki hubungan hukum dengan objek yang dipersoalkan.

“Saya sepakat bahwa delik pencurian adalah delik biasa sehingga setiap orang bisa melapor. Akan tetapi dalam suatu tindak pidana juga harus ada pihak yang dirugikan. Karena itu kami bertanya, siapa sebenarnya yang mempunyai legal standing atas kepemilikan barang-barang tersebut?” katanya.

Ridwan menilai, pertanyaan tersebut menjadi penting mengingat objek perkara memiliki riwayat hukum yang panjang, mulai dari jaminan fidusia, pelelangan melalui KPKNL, hingga adanya transaksi setelah lelang negara.

Soroti Transaksi ke Rekening Pribadi Hal lain yang dipersoalkan Ridwan adalah transaksi jual beli yang disebut terjadi antara Habibi dengan Sukin pada tahun 2025.

Menurut Ridwan, pihaknya telah mengantongi bukti transfer yang menunjukkan pembayaran dilakukan ke rekening pribadi anak Sukin, bukan ke rekening Koperasi Induk Pegawai (KIP) PLN.

“Secara logika, kalau seseorang menjual barang atas nama koperasi atau perusahaan, semestinya uang hasil penjualan masuk ke rekening koperasi atau perusahaan, bukan ke rekening pribadi. Itu yang kami pertanyakan,” ujarnya.

Ridwan mengatakan, kondisi tersebut memunculkan pertanyaan baru mengenai kapasitas Sukin saat melakukan transaksi tersebut.

“Apakah Saudara Sukin bertindak atas nama pribadi atau benar-benar mewakili koperasi? Kalau mengatasnamakan koperasi, mana dasar hukumnya?” katanya.

Ia juga mempertanyakan status kelembagaan Koperasi Induk Pegawai PLN yang disebut dalam transaksi tersebut.

Menurut Ridwan, perlu dipastikan apakah koperasi tersebut masih aktif dan memiliki kepengurusan yang sah pada saat transaksi berlangsung pada tahun 2025.

“Kami mempertanyakan apakah ada notulen Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang menetapkan Saudara Sukin sebagai Ketua Koperasi Induk Pegawai PLN. Kami juga ingin mengetahui apakah koperasi tersebut masih terdaftar dan aktif di Kementerian Koperasi,” tegasnya.

Menurut Ridwan, pertanyaan tersebut penting karena pengangkatan pengurus koperasi pada prinsipnya dilakukan melalui mekanisme Rapat Anggota sebagai pemegang kekuasaan tertinggi dalam organisasi koperasi.

Minta Penyidik Jalankan Rekomendasi Gelar Perkara Ridwan menegaskan, pihaknya telah menempuh jalur hukum dengan mengajukan permohonan gelar perkara khusus di Polda Gorontalo.

Dalam gelar perkara tersebut, kata dia, penyidik direkomendasikan untuk mendalami kembali status kepemilikan barang, memeriksa sejumlah pihak terkait, serta meneliti dokumen-dokumen asli yang berkaitan dengan objek perkara.

“Kami sudah menempuh mekanisme yang disediakan hukum melalui pengaduan masyarakat dan permohonan gelar perkara khusus di Polda Gorontalo. Karena itu, penyidik mempunyai kewajiban menindaklanjuti rekomendasi hasil gelar perkara tersebut,” ujar Ridwan.

Ia juga mengaku hingga saat ini kliennya belum pernah menerima surat panggilan sebagai tersangka sejak status hukumnya ditetapkan.

“Sampai hari ini klien kami belum pernah menerima surat panggilan sebagai tersangka,” katanya.

Penulis: Lukman

Berita Terkait

Ridwan Abdul (kemeja putih), kuasa hukum Ridwan Suardin Tangahu, menunjukkan dokumen dan salinan bukti yang menurutnya menjadi dasar kepemilikan aset PLTD Isimu saat memberikan keterangan kepada awak media di Kota Gorontalo, Senin (30/6). Foto: Lukman/mimoza.tv.

Legal Standing Habibi Dipersoalkan, Pengacara Pemeran Film Uti Deng Keke Minta Kapolda Evaluasi Penetapan Tersangka

Juni 30, 2026

Ketika Sorak untuk Sherly Reda, Apa Dampak PENAS bagi Petani Gorontalo?

Juni 29, 2026
Persidangan perkara dugaan tindak pidana korupsi proyek pemeliharaan berkala Jalan Nani Wartabone, Kota Gorontalo, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Gorontalo, Senin (29/6/2026). Foto: Lukman/mimoza.tv

24 Saksi Sudah Diperiksa, Sidang Dugaan Korupsi Pemeliharaan Jalan Nani Wartabone Masih Berlanjut

Juni 29, 2026

Waspada Modus Catut Identitas, Ridwan Monoarfa Ingatkan Masyarakat Jangan Mudah Percaya Nomor WhatsApp Baru

Wali Kota Gorontalo Bentuk Tim Penyusun Ranperda LGBT, FGD Libatkan Tokoh Agama hingga Akademisi

Ekonomi Gorontalo Melaju, Tapi Kredit Investasi Berbalik Minus

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

  • Login
  • Index Berita
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
  • Opini
  • Sosial Budaya
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kabar Kampus
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lingkungan
    • Musik
    • Olahraga
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Sekitar Kita
    • Unik
No Result
View All Result

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version