GORONTALO, mimoza.tv – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Gorontalo kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca bagi wilayah Provinsi Gorontalo. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang.
Prakirawan BMKG Gorontalo, Frankie Rizky, menyampaikan bahwa potensi cuaca ekstrem telah terpantau sejak Rabu (13/5/2026) dan masih berlanjut hingga Jumat (15/5/2026).
Pada siang hingga malam hari, hujan sedang hingga lebat diperkirakan mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Pohuwato, Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Gorontalo Utara, hingga Kabupaten Bone Bolango. Beberapa daerah yang masuk dalam potensi terdampak di antaranya Lemito, Wanggarasi, Taluditi, Patilanggio, Buntulia, Asparaga, Motilango, Pulubala, Tibawa, Telaga, Telaga Biru, Bongomeme, Anggrek, Kwandang, Atinggola, Tilongkabila, Suwawa, dan wilayah sekitarnya.
Sementara pada pagi hari, cuaca di Gorontalo umumnya diperkirakan cerah berawan hingga berawan. Namun memasuki siang hari, hujan ringan mulai berpotensi terjadi hampir di seluruh wilayah Provinsi Gorontalo.
BMKG juga mencatat kondisi cuaca pada malam hari diperkirakan masih didominasi hujan ringan di sejumlah wilayah seperti Wanggarasi, Taluditi, Patilanggio, Buntulia, Mananggu, Tilamuta, Dulupi, Tolinggula, Biau, Sumalata Timur, dan Sumalata.
Untuk kondisi terkini, BMKG Gorontalo kembali memperbarui peringatan dini cuaca pada Jumat (15/5/2026) pukul 14.27 WITA. Dalam pembaruan tersebut, hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang diperkirakan terjadi mulai pukul 14.40 WITA.
Wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Kabupaten Gorontalo di Kecamatan Biluhu, Kabupaten Boalemo di Kecamatan Dulupi, Kabupaten Pohuwato di Kecamatan Wanggarasi, serta Kota Gorontalo di Kecamatan Kota Utara.
Kondisi cuaca tersebut diperkirakan dapat meluas ke sejumlah wilayah lain seperti Limboto, Telaga, Batudaa, Tibawa, Tilango, Tabongo, Paguyaman, Tilamuta, Mananggu, Tapa, Kabila, Suwawa, Bonepantai, Kwandang, Anggrek, Sumalata, hingga hampir seluruh wilayah Kota Gorontalo.
BMKG memperkirakan kondisi ini masih akan berlangsung hingga pukul 17.30 WITA.
Selain itu, masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan juga diminta waspada. Di wilayah Laut Sulawesi bagian Gorontalo Utara, tinggi gelombang diperkirakan mencapai 1,25 meter dengan kondisi cuaca berawan tebal hingga hujan ringan. Sedangkan di wilayah Teluk Tomini, tinggi gelombang diperkirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter.
Secara umum, suhu udara di Provinsi Gorontalo berada pada kisaran 22 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembapan udara mencapai 70 hingga 98 persen. Angin bertiup dari arah timur hingga barat daya dengan kecepatan antara 10 hingga 20 kilometer per jam.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati terhadap potensi genangan, pohon tumbang, serta gangguan aktivitas akibat cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Gorontalo.
Penulis: Lukman



