Kota Gorontalo, mimoza.tv – Kasus HIV di Provinsi Gorontalo kembali menjadi perhatian. Dalam lima bulan terakhir, puluhan kasus baru ditemukan dan didominasi oleh laki-laki usia produktif. Bahkan, sebaran kasus kini mulai menyasar kelompok usia muda.
Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Gorontalo mencatat, sepanjang November 2025 hingga Maret 2026 terdapat 83 kasus baru orang dengan HIV di Gorontalo. Dari jumlah tersebut, hanya enam kasus ditemukan pada perempuan, sementara sisanya didominasi laki-laki.
Sebagian besar kasus berasal dari kelompok dengan perilaku berisiko tinggi. Kondisi ini menjadi perhatian karena tren penularan masih didominasi kelompok rentan, termasuk laki-laki yang berhubungan sesama jenis.
Yang lebih mengkhawatirkan, sebaran kasus kini mulai ditemukan pada kelompok usia muda, yakni rentang 15 hingga 24 tahun. Kondisi ini menunjukkan bahwa penularan HIV tidak lagi hanya terjadi pada kelompok usia dewasa, tetapi juga mulai menyasar generasi muda.
Secara wilayah, kasus HIV masih didominasi di Kota Gorontalo, disusul Kabupaten Gorontalo yang menjadi wilayah dengan jumlah penduduk terbesar. Data tersebut dihimpun berdasarkan temuan di fasilitas pelayanan kesehatan.
Pengelola Program dan Admin KPA Provinsi Gorontalo, Frangky Adam, mengatakan pihaknya terus mengintensifkan edukasi, penjangkauan, serta pendampingan bagi orang dengan HIV, terutama mereka yang belum terbuka terhadap statusnya.
Selain itu, pemeriksaan juga terus digencarkan di titik-titik rawan guna menekan penyebaran kasus di tengah masyarakat.
Peningkatan kasus ini menjadi perhatian serius karena penanganan HIV tidak hanya membutuhkan pengobatan, tetapi juga kesadaran masyarakat untuk melakukan pencegahan dan deteksi dini.
KPA Provinsi Gorontalo pun terus mendorong penguatan edukasi dan pemeriksaan agar penyebaran HIV dapat ditekan, khususnya di kelompok usia muda yang kini mulai rentan terpapar.
penulis : mmz 03



