Rabu, Juli 15, 2026
28 °c
Gorontalo
27 ° Sab
26 ° Ming
24 ° Sen
24 ° Sel
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV

Usai Polemik Kejagung-Polri, Forkopimda Gorontalo Kompak Ngopi Bareng

by Lukman
Juli 14, 2026
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Share on FacebookShare on WhatsappShare On Twitter

GORONTALO, mimoza.tv – Suasana santai mewarnai pertemuan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Gorontalo bersama masyarakat dalam agenda ngopi bareng yang digelar di Warkop Amal, Kota Gorontalo, Selasa (14/7/2026).

Kegiatan yang dihadiri Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Kapolda Gorontalo Brigjen Pol. Widodo, SH., MH., Kajati Gorontalo Dr. Sumurung P. Simaremare, SH., M.H., Danrem 133/Nani Wartabone, Ketua Pengadilan Tinggi, serta unsur Forkopimda lainnya itu berlangsung tanpa protokoler yang kaku.

Dalam suasana yang cair, sejumlah elemen masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di Gorontalo, mulai dari memberikan masukan hingga menyampaikan keluhan secara langsung kepada para pimpinan daerah.

Di sela-sela kegiatan itu, muncul pula pertanyaan mengenai hubungan Kepolisian dan Kejaksaan di daerah yang belakangan ikut dikaitkan dengan polemik di tingkat pusat.

Sebagaimana diketahui, sehari sebelumnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendatangi Kejaksaan Agung dan bertemu Jaksa Agung ST Burhanuddin. Pertemuan tersebut menjadi perhatian publik setelah mencuat polemik penanganan perkara yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.

Dalam pertemuan di Jakarta itu, Kapolri menegaskan tidak ada persoalan antara Polri dan Kejaksaan. Senada, Jaksa Agung ST Burhanuddin juga meminta publik tidak memandang kedua institusi sebagai pihak yang saling berhadapan. Keduanya memastikan koordinasi penegakan hukum tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Kapolda Gorontalo Brigjen Pol. Widodo menegaskan bahwa kondisi di Gorontalo tetap kondusif dan hubungan antarlembaga penegak hukum selama ini berjalan baik.

“Menjawab pertanyaan ada apa sih di Gorontalo? Apakah seperti di pusat? Kami dari awal fokus dengan masalah kami di Gorontalo, dan semuanya sudah ada porsinya masing-masing. Kami di sini juga tahu semua, kita oke-oke saja,” ujar Widodo kepada wartawan usai kegiatan.

Ia menjelaskan, gagasan menggelar ngopi bareng sebenarnya sudah lama direncanakan. Namun pelaksanaannya baru bisa diwujudkan setelah seluruh rangkaian kegiatan Pekan Nasional (PENAS) selesai.

Bahkan, sehari sebelum kegiatan berlangsung, dirinya menghubungi Kajati Gorontalo untuk mengajak seluruh unsur Forkopimda berkumpul bersama masyarakat dalam suasana santai.

Menurut Widodo, forum seperti itu justru lebih efektif untuk menyerap aspirasi masyarakat dibandingkan pertemuan yang bersifat formal.

“Ini kan tanpa ada cerita yang formal-formal. Justru lewat ngopi seperti ini kita bisa mendapatkan banyak informasi dari masyarakat. Ada yang menyampaikan keluhan, ada yang memberi masukan. Saya, Pak Danrem, Ketua PT memang sudah lama merencanakan ngopi bersama. Hanya saja kemarin tertunda karena PENAS,” katanya.

Sementara itu, Kajati Gorontalo Dr. Sumurung P. Simaremare mengatakan, tujuan utama kegiatan tersebut adalah membangun komunikasi sekaligus mendengar langsung berbagai persoalan yang dirasakan masyarakat.

Menurutnya, koordinasi antarlembaga penegak hukum di Gorontalo selama ini berjalan baik dan tidak pernah mengalami kendala.

“Paling prinsip dari ngopi bareng ini kami ingin mendengar apa keluhan masyarakat dan bagaimana situasi di Gorontalo. Di daerah ini yang kami tonjolkan adalah koordinasi. Misalnya tadi Pak Kapolda menyampaikan ada fakta baru terkait suatu peristiwa hukum, tentu nanti bisa kita koordinasikan bersama,” ujarnya.

Sumurung juga menepis anggapan bahwa sinergi antara Kejaksaan dan Kepolisian baru terbangun belakangan ini.

“Bukan nanti sekarang bisa bergandengan tangan, tetapi sudah dari dulu. Kebetulan kami pernah bersama di Kalimantan Barat dan beberapa daerah lainnya. Jadi tidak ada cerita baru sekarang baru bisa kompak. Mungkin yang berkembang itu karena media sosial sehingga seolah-olah ada persoalan. Dengan duduk bersama seperti ini kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa tidak ada dinamika yang menjadi masalah ketika kami sama-sama bekerja,” jelasnya.

Baik Kapolda maupun Kajati turut membantah anggapan bahwa agenda ngopi bareng tersebut merupakan tindak lanjut atau instruksi dari pemerintah pusat.

Keduanya menegaskan kegiatan itu murni merupakan inisiatif Forkopimda Provinsi Gorontalo yang telah direncanakan sejak lama, sekaligus menjadi ruang komunikasi yang lebih terbuka antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat.

Melalui forum sederhana itu, Forkopimda berharap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat dapat didengar secara langsung, sekaligus memperkuat koordinasi lintas lembaga dalam menjaga situasi keamanan dan pelayanan publik di Provinsi Gorontalo.

Penulis: Lukman

Tags: GorontaloJaksaKejaksaanPOLISIPOLRI

Berita Terkait

Tangkapan layar akun Facebook Papin Celebes, saat melakukan audiensi dengan Bupati Kabupaten Gorontalo, untuk rencana pembangunan monumen Rachmat Gobel.

Trader Papin Celebes Siapkan Monumen untuk Rachmat Gobel: “Jasanya Layak Dikenang Sepanjang Generasi”

Juli 13, 2026

Hormati Budaya Gorontalo, Sang Cahaya Diantar dengan Mobil Truk

Juli 13, 2026

B50 Mulai Berlaku, Aman untuk Mobil Diesel? Pakar ITB: Tak Perlu Khawatir, Asal Perawatannya Benar

Juli 13, 2026

Ketika Jampidsus Diperiksa, Guru Besar Hukum Pidana UNG: Ujian Sesungguhnya Ada pada Prinsip Equality Before The Law

“Ta Lo’o Lamahe Lipu”, Nama yang Kini Menjadi Warisan Rachmat Gobel untuk Gorontalo

Ketika Penggeledahan Jampidsus Mengguncang Benteng Penegakan Hukum, Ujian Terbesar Bernama Equality Before The Law

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

  • Login
  • Index Berita
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
  • Opini
  • Sosial Budaya
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kabar Kampus
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lingkungan
    • Musik
    • Olahraga
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Sekitar Kita
    • Unik
No Result
View All Result

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version