Selasa, Juli 7, 2026
28 °c
Gorontalo
27 ° Sab
26 ° Ming
24 ° Sen
24 ° Sel
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV

Cabai Rawit Paling Menggigit, Ini 10 Komoditas Penyumbang Inflasi dan Deflasi Gorontalo

by Lukman
Juli 7, 2026
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Share on FacebookShare on WhatsappShare On Twitter

GORONTALO, mimoza.tv – Lonjakan inflasi Provinsi Gorontalo pada Juni 2026 tidak terjadi begitu saja. Di balik inflasi bulanan sebesar 2,11 persen, terdapat sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan harga cukup tajam dan menjadi penyumbang utama inflasi.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo, cabai rawit menjadi komoditas yang memberikan tekanan terbesar terhadap inflasi dengan andil mencapai 0,66 persen. Kenaikan harga cabai rawit menjadi faktor dominan yang mendorong melonjaknya inflasi pada Juni.

Posisi berikutnya ditempati bawang merah dengan andil 0,38 persen, disusul tomat sebesar 0,22 persen. Sementara itu, beras dan ikan selar atau ikan tude sama-sama menyumbang inflasi sebesar 0,19 persen.

Komoditas lain yang turut memberikan tekanan terhadap inflasi yakni ikan layang atau ikan benggol (0,13 persen), bensin (0,07 persen), shampo (0,05 persen), ikan malalugis atau ikan sorihi (0,05 persen), serta daun bawang (0,04 persen).

Kepala BPS Provinsi Gorontalo, Agus Sudibyo, M.Stat., mengatakan inflasi Juni masih didominasi oleh kenaikan harga komoditas pangan.

“Cabai rawit menjadi komoditas dengan andil inflasi terbesar pada Juni 2026. Selain itu, bawang merah, tomat, beras, dan ikan selar atau ikan tude juga memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap pembentukan inflasi di Gorontalo,” ujar Agus Sudibyo saat menyampaikan rilis resmi di Ruang Vicon Kantor BPS Provinsi Gorontalo, Rabu (1/7/2026).

Di sisi lain, terdapat sejumlah komoditas yang justru mengalami penurunan harga sehingga membantu menahan laju inflasi.

Komoditas penyumbang deflasi terbesar adalah daging ayam ras dengan andil -0,05 persen, diikuti ikan mujair (-0,04 persen). Selanjutnya telur ayam ras, ikan asap, emas perhiasan, dan popok bayi sekali pakai masing-masing memberikan andil -0,03 persen.

Sementara itu, bahan bakar rumah tangga, ketimun, dan parfum sama-sama mencatat andil deflasi sebesar -0,02 persen, sedangkan sandal anak menjadi komoditas dengan andil deflasi -0,01 persen.

Meski terdapat beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga, BPS menilai besarnya kenaikan harga sejumlah komoditas pangan, khususnya cabai rawit dan bawang merah, membuat inflasi Gorontalo tetap melonjak pada Juni 2026.

“Beberapa komoditas memang mengalami penurunan harga sehingga menahan laju inflasi. Namun, tekanan dari kenaikan harga komoditas pangan masih jauh lebih besar sehingga inflasi bulan Juni tetap tercatat sebesar 2,11 persen,” pungkas Agus Sudibyo.

Penulis: Lukman

Berita Terkait

Ketua Pengadilan Negeri/Tipikor/PHI Kelas IA Gorontalo, Yusuf Syamsuddin, memberikan sambutan pada penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pengadilan Negeri Gorontalo terkait perekaman persidangan tindak pidana korupsi, di Smart Room Universitas Gorontalo, Selasa (7/7/2026). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan kuliah umum bertema Reformasi Penegakan Hukum Tindak Pidana Korupsi dalam Perspektif KUHP dan KUHAP Baru. (Foto: Humas PN Gorontalo)

KPK dan PN Tipikor Gorontalo Jalin Kerja Sama, Persidangan Korupsi Kembali Direkam

Juli 7, 2026

Pengamat Hukum: Eks Kantor Pos Gorontalo Bukan Cagar Budaya, Pembongkaran Masuk Ranah Hak Pemilik

Juli 7, 2026

Inflasi Gorontalo Melonjak 2,11 Persen pada Juni 2026, Cabai Rawit Jadi Pemicu Utama

Juli 7, 2026

Polres Gorontalo: Kasus Dugaan Pencurian Eks Aset PLTD Isimu Terus Berproses, Tersangka Dipanggil Pekan Ini

AMMPD Kritik Rencana Sosialisasi Kredit BSG Gunakan Dana Desa, Nilai Tak Berpihak pada Kepentingan Warga

Pakai Biodiesel B50, Apakah Mobil Diesel Jadi Lebih Boros? Ini Penjelasan Ahli

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

  • Login
  • Index Berita
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
  • Opini
  • Sosial Budaya
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kabar Kampus
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lingkungan
    • Musik
    • Olahraga
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Sekitar Kita
    • Unik
No Result
View All Result

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version