Senin, April 20, 2026
28 °c
Gorontalo
27 ° Sab
26 ° Ming
24 ° Sen
24 ° Sel
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV

Pengakuan Pelatih E-Sport, Ada iPhone yang Diduga Digadaikan Oknum Pengurus KONI

by Lukman
April 20, 2026
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Seorang saksi memperlihatkan dokumentasi dalam ponselnya kepada wartawan usai menjalani pemeriksaan di Kejati Gorontalo, Senin (20/4/2026). Foto tersebut diklaim berkaitan dengan perlakuan terhadap atlet e-sport. (Gambar dalam layar telah disamarkan).

Seorang saksi memperlihatkan dokumentasi dalam ponselnya kepada wartawan usai menjalani pemeriksaan di Kejati Gorontalo, Senin (20/4/2026). Foto tersebut diklaim berkaitan dengan perlakuan terhadap atlet e-sport. (Gambar dalam layar telah disamarkan).

Share on FacebookShare on WhatsappShare On Twitter

GORONTALO, mimoza.tv — Pengusutan dugaan korupsi dana hibah KONI Provinsi Gorontalo terus bergerak. Pada Senin (20/4/2026), penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Gorontalo memeriksa sekitar 29 orang saksi untuk mengurai aliran dan penggunaan anggaran yang nilainya mencapai puluhan miliar rupiah.

Dari puluhan saksi tersebut, salah satu yang turut dimintai keterangan adalah seorang pelatih cabang olahraga (cabor) e-sport yang memilih tidak disebutkan namanya. Keterangan yang disampaikannya membuka sisi lain yang tidak hanya menyentuh soal anggaran, tetapi juga pengelolaan fasilitas atlet.

Dalam wawancara usai pemeriksaan, pelatih tersebut mengungkap persoalan penarikan perangkat telepon genggam milik atlet usai ajang PON 2024.

Baca juga

Kajari Gorut Terima Pihak Terkait Perkara, Bantahan Uang Tak Redam Sorotan

Kasus Dana Hibah KONI, Kejati Periksa 29 Saksi

“Masalah awalnya dari E-Sport Indonesia (ESI) Gorontalo. Ada 12 unit handphone yang ditarik setelah PON. Padahal seharusnya itu digunakan oleh atlet untuk latihan dan menunjang kebutuhan mereka,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perangkat yang dimaksud adalah ponsel jenis iPhone yang sebelumnya digunakan atlet selama persiapan hingga pelaksanaan pertandingan. Menurutnya, perangkat tersebut semestinya tetap berada di tangan atlet sebagai bagian dari dukungan pembinaan.

“Harusnya itu jadi milik atlet. Mereka berjuang dari bawah, ikut kualifikasi, bertanding sampai tingkat nasional. Perangkat itu penting untuk latihan,” katanya.

Lebih jauh, ia menilai penarikan perangkat tersebut tidak berjalan secara wajar. Prosesnya, kata dia, dilakukan dengan cara yang terkesan keras dan minim penjelasan kepada atlet. Bahkan, sempat muncul narasi di media sosial yang menyudutkan atlet, seolah-olah mereka membawa lari aset KONI.

“Ada yang sampai diposting seakan-akan atlet ini yang salah, padahal mereka tidak tahu apa-apa,” ungkapnya.

Ia juga menyebut, saat penarikan dilakukan, sebagian atlet berada di luar daerah untuk keperluan studi. Kondisi itu membuat mereka tidak memiliki kesempatan untuk mengamankan data pribadi yang tersimpan dalam perangkat.

“Waktu ditarik, mereka tidak sempat salin data. Ketika mau ambil, HP itu sudah tidak jelas posisinya. Ada yang di KONI, ada yang di ESI,” ujarnya.

Dalam bagian keterangannya, pelatih tersebut juga menyampaikan informasi yang masih memerlukan pendalaman lebih lanjut.

“Saya dapat informasi, beberapa iPhone itu diduga sudah digadaikan oleh oknum pengurus KONI,” katanya.

Informasi tersebut masih menunggu pendalaman lebih lanjut oleh penyidik. Pernyataan tersebut menjadi bagian dari informasi yang kini beredar, namun belum seluruhnya terkonfirmasi dalam proses penyidikan.

Selain soal perangkat, ia juga menyinggung dinamika seleksi atlet yang dinilai tidak sepenuhnya transparan. Ia mengaku sempat mempertanyakan keputusan pencoretan atlet menjelang keberangkatan, meski atlet tersebut telah melalui proses panjang.

“Saya hanya ingin kejelasan. Atlet ini sudah berjuang dari awal, tiba-tiba mau diganti tanpa penjelasan yang jelas,” ujarnya.

Keterangan tersebut menjadi bagian dari rangkaian informasi yang kini tengah didalami penyidik. Dengan jumlah saksi yang terus bertambah, penyidikan perkara ini mulai menyentuh berbagai aspek, mulai dari administrasi anggaran hingga praktik di tingkat pelaksanaan.

Penyidik masih terus mengumpulkan dan mencocokkan keterangan guna memastikan setiap informasi yang muncul memiliki dasar yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

Penulis: Lukman

Berita Terkait

Kantor Kejaksaan Negeri Gorontalo Utara. Foto: Lukman/mimoza.tv.

Kajari Gorut Terima Pihak Terkait Perkara, Bantahan Uang Tak Redam Sorotan

April 20, 2026
Sejumlah saksi menunggu giliran pemeriksaan di ruang Pidsus Kejati Gorontalo, Senin (20/4/2026). Total 29 saksi diperiksa dalam rangka klarifikasi perhitungan kerugian negara terkait kasus dana hibah KONI Provinsi Gorontalo.Foto: Lukman/mimoza.tv

Kasus Dana Hibah KONI, Kejati Periksa 29 Saksi

April 20, 2026
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gorontalo, Try Mayudin.

BPJS Kesehatan Pastikan Kateterisasi Jantung Anak di Gorontalo Ditanggung Penuh

April 20, 2026

RSAS Rampungkan Kateterisasi Jantung Anak Perdana, Seluruh Pasien Pulang dalam Kondisi Stabil.

PERMAHI Seret Dugaan Mandeknya Kasus Korupsi BKAD ke Komisi Kejaksaan, Soroti Kinerja Kejari Gorontalo Utara

Mengenal Lalampa, Kue Tradisional yang Ikut Terseret dalam Kasus KONI

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

  • Login
  • Index Berita
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
  • Opini
  • Sosial Budaya
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kabar Kampus
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lingkungan
    • Musik
    • Olahraga
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Sekitar Kita
    • Unik
No Result
View All Result

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version